Berita

Satu Bulan Gelar Kkyd Pemberan ...

Satu Bulan Gelar Kkyd Pemberantasan Premanisme, Polda Kalbar Jaring 660 Preman

Sejak diperintahkan untuk melaksanakan Kegiatan Kepolisian Yang ditingkatkan (KKYD) sebagai upaya cipta kondisi menjelang pelaksanaan Asian Games 2018, Polda Kalbar mulai tanggal 6 Juli telah melaksanakan operasi terhadap pelaku premanisme dalam bentuk penegakan hukum.  Operasi dilaksanan terhadap parkir liar, pemalakan, miras, pungli jalanan, sajam, pencurian, penganiayaan dan lain lain. Penegakan hukum dilakukan secara tegas terhadap pelaku premanisme yang melakukan tindak pidana, sedangkan bagi pelaku premanisme lainnya dilakukan pembinaan dan pendataan.

Fungsi reskrim baik di tingkat Polda hingga ke satuan wilayah (Polres dan Polsek) berupaya optimal melaksanakan kegiatan sehingga dapat diringkus para pelaku pencurian (curat, curas dan curanmor), pelaku penganiayaan, pengancaman dan lain lain sebanyak 152 orang. Sedangkan pembinaan dan pendataan dilakukan terhadap 508 orang juru parkir liar, pemabuk, pemalak dan lain lain. Para pelaku itu dijaring dalam kurun waktu satu bulan yaitu mulai tanggal 6 Juli hingga 6 Agustus 2018. Operasi KKYD premanisme sendiri masih berlangsung hingga saat ini.

Keberhasilan tersebut diungkapkan oleh Kapolda Kalbar Irjen Didi Haryono dalam konferensi pers (press conference) yang dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 9 Agustus 2018 di Balai Kemitraan Polda Kalbar didampingi oleh Kombes Pol Arif Rachman (Dirreskrimum). Kapolda juga memberikan apresiasi kepada Ditreskrimum Polda Kalbar dan Satreskrim Polres jajaran yang telah berhasil mengungkap beberapa kasus menonjol yang terjadi di wilayah Kalimantan Barat, antara lain kasus penganiayaan pemilik toko arloji yang viral di media sosial dan penganiayaan anak hingga meninggal dunia (/arie)

Bagikan Berita :

Berita Lainnya

Pilihan warna Latar

Silakan pilih warna yang Anda sukai